Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Post Type Selectors

Titik Api Sulit Dijangkau, Pemkab Ngawi Ajukan Water Bombing untuk Karhutla Gunung Lawu

Bcnews.id, Ngawi — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Lawu mulai merambah wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Kondisi medan yang curam dan sulit dijangkau membuat upaya pemadaman langsung ke titik api menjadi kendala bagi petugas gabungan.

Kepulan asap tebal akibat kebakaran terpantau dari wilayah Desa Karanggupito, Kecamatan Kendal, Ngawi. Titik api berada di kawasan hutan lindung, tepatnya di petak 42E RPH Campurejo, dan dilaporkan mulai menjalar ke petak 41-2 RPH Campurejo, Kecamatan Kendal.

Hingga saat ini, luas lahan yang terbakar belum diketahui secara pasti. Petugas juga menghadapi kendala medan karena lokasi kebakaran berada di sekitar tebing curam sehingga sulit dilakukan pemadaman secara langsung.

Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko turun langsung memantau kesiapan petugas gabungan dalam penanganan karhutla tersebut. Pemerintah Kabupaten Ngawi juga mendirikan posko siaga di Desa Ngrayudan dan Girimulyo, Kecamatan Jogorogo.

Posko tersebut disiagakan hingga proses penanganan kebakaran di lereng Gunung Lawu dinyatakan selesai.

Dwi Rianto mengatakan, karena titik api sulit dijangkau secara langsung, petugas saat ini memprioritaskan upaya pencegahan agar kebakaran tidak meluas. Salah satunya dengan membuat sekat bakar atau ilaran.

“Karena titik api sulit dijangkau secara langsung, maka upaya yang dilakukan saat ini adalah pembuatan sekat bakar atau ilaran untuk mencegah api meluas,” ujar Dwi Rianto Jatmiko, Wakil Bupati Ngawi.

Selain melibatkan petugas gabungan, pemerintah daerah bersama masyarakat sekitar juga melakukan langkah antisipasi agar kobaran api tidak sampai memasuki kawasan hutan produksi.

Pemkab Ngawi juga mengajukan bantuan pemadaman melalui udara atau water bombing. Pengajuan dilakukan melalui BPBD Provinsi Jawa Timur mengingat kondisi medan yang menyulitkan petugas untuk mencapai lokasi titik api secara langsung.

“Kami juga melalui BPBD Provinsi Jawa Timur mengajukan permohonan water bombing, karena lokasi kebakaran cukup sulit untuk dijangkau secara langsung,” kata Dwi.

Kebakaran hutan di kawasan Gunung Lawu tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah karena kondisi cuaca yang panas disertai angin berpotensi mempercepat penyebaran api.

Pemerintah bersama petugas gabungan dan masyarakat kini terus melakukan pemantauan serta upaya pencegahan agar karhutla tidak semakin meluas ke wilayah lainnya.(And)

BAGIKAN

Titik

nessamediakreasi@gmail.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent News

Editors Picks

Top Reviews

Scroll to Top