Bcnews.id, Ngawi – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan kendaraan pikap terjadi di Jalan Raya Paron–Jogorogo, tepatnya di Desa Jambangan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (7/11/2026) sore. Akibat kecelakaan tersebut, seorang pengendara sepeda motor bernama Suprapto (43), warga Desa Semen, Kecamatan Paron, meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban mengendarai sepeda motor Suzuki Satria F bernomor polisi F 5106 JC. Kendaraan tersebut mengalami kerusakan parah pada bagian depan akibat benturan dengan mobil pikap Mitsubishi L300 bernomor polisi AE 8102 KE.
Sementara itu, mobil pikap yang dikemudikan Wibisono (27), warga setempat, mengalami kerusakan pada bagian kabin sebelah kiri.
Berdasarkan keterangan salah seorang warga, Ahmad Fakih, saat kejadian dirinya berada tepat di belakang mobil pikap yang melaju dari arah Jogorogo menuju Paron. Dari arah berlawanan, sepeda motor yang dikendarai korban melaju menuju Jogorogo.
Ahmad mengaku melihat mobil pikap dalam posisi terpelanting hingga berputar arah setelah terlibat tabrakan dengan sepeda motor. Sementara korban bersama kendaraannya terpental dan tergeletak tidak jauh dari lokasi benturan.
“Saat kejadian saya berada di belakang mobil pikap. Setelah terjadi tabrakan, mobil pikap terlihat terpelanting sampai berputar arah. Pengendara sepeda motor terpental dan tergeletak di lokasi kejadian,” ujar Ahmad Fakih.
Menurut Ahmad, sepeda motor korban diduga mengambil haluan terlalu ke kanan hingga bertabrakan dengan mobil pikap. Namun, dugaan tersebut masih perlu dipastikan melalui penyelidikan kepolisian.
Dari kondisi kendaraan setelah kecelakaan, benturan terlihat cukup keras. Bagian depan sepeda motor ringsek, sedangkan kerusakan pada mobil pikap terjadi di bagian kabin sebelah kiri.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk menjalani pemeriksaan medis dan visum.
Sementara itu, kasus kecelakaan tersebut kini ditangani Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Ngawi. Petugas melakukan penanganan dan penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan, termasuk memastikan posisi kendaraan serta faktor yang memicu terjadinya tabrakan.
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan kepolisian.(And)
